vivo i QOO Z10 Turbo+ adalah ponsel Android berorientasi performa yang menempatkan baterai sangat besar, chipset kelas atas, dan layar cepat sebagai daya tarik utama. Perangkat ini diumumkan dan dirilis pada 7 Agustus 2025, dengan identitas model V2507A serta dukungan jaringan hingga 5G SA/NSA.
Artikel ini melihat vivo i QOO Z10 Turbo+ dari sudut yang lebih praktis: seberapa menarik paket baterai 8000 mAh, Dimensity 9400+, layar AMOLED 144Hz, dan penyimpanan UFS 4.1 untuk pengguna yang mengutamakan daya tahan, gaming, serta pemakaian berat harian.
Full Specifications
Network
| Technology: | GSM / HSPA / LTE / 5G |
| 2G bands: | GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 |
| 3G bands: | HSDPA 800 / 850 / 900 / 2100 |
| 4G bands: | 1, 3, 5, 8, 18, 19, 26, 28, 34, 38, 39, 40, 41, 42, 43, 48 |
| 5G bands: | 1, 3, 5, 8, 18, 26, 28, 34, 38, 39, 40, 41, 48, 77, 78 SA/NSA |
| Speed: | HSPA, LTE, 5G |
Launch
| Announced: | 2025, August 07 |
| Status: | Available. Released 2025, August 07 |
Body
| Dimensions: | 163.7 x 75.9 x 8.2 mm (6.44 x 2.99 x 0.32 in) |
| Weight: | 212 g (7.48 oz) |
| SIM: | Nano-SIM + Nano-SIM |
| IP65 dust tight and water resistant (low pressure water jets) |
Display
| Type: | AMOLED, 1B colors, 144Hz, HDR, 4320Hz PWM, 2000 nits (HBM), 5500 nits (peak) |
| Size: | 6.78 inches, 111.0 cm2 (~89.3% screen-to-body ratio) |
| Resolution: | 1260 x 2800 pixels, 20:9 ratio (~453 ppi density) |
Platform
| OS: | Android 15, OriginOS 5 |
| Chipset: | Mediatek Dimensity 9400+ (3 nm) |
| CPU: | Octa-core (1×3.73 GHz Cortex-X925 & 3×3.3 GHz Cortex-X4 & 4×2.4 GHz Cortex-A720) |
| GPU: | Immortalis-G925 |
Memory
| Card slot: | No |
| Internal: | 256GB 12GB RAM, 256GB 16GB RAM, 512GB 12GB RAM, 512GB 16GB RAM |
| UFS 4.1 |
Main Camera
| Dual: | 50 MP, f/1.8, (wide), 1/1.95″, 0.8µm, PDAF, OIS 8 MP, f/2.2, (ultrawide) |
| Features: | Color spectrum sensor, LED flash, HDR, panorama |
| Video: | 4K, 1080p, gyro-EIS, OIS |
Selfie camera
| Single: | 16 MP, f/2.5, (wide), 1/3.0″, 1.0µm |
| Video: | 1080p@30fps, gyro-EIS |
Sound
| Loudspeaker: | Yes, with stereo speakers |
| 3.5mm jack: | No |
Comms
| WLAN: | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6/7, dual-band |
| Bluetooth: | 5.4, A2DP, LE, aptX HD, LHDC 5 |
| Positioning: | GPS (L1+L5), BDS (B1I+B1C+B2a+B2b), GALILEO (E1+E5a+E5b), QZSS (L1+L5), NavIC (L5), GLONASS |
| NFC: | Yes |
| Infrared port: | Yes |
| Radio: | No |
| USB: | USB Type-C 2.0, OTG |
Features
| Sensors: | Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass |
Battery
| Type: | Si/C Li-Ion 8000 mAh |
| Charging: | 90W wired, 55W PD/PPS Reverse wired |
Misc
| Colors: | White, Gray, Gold |
| Models: | V2507A |
| Price: | About 250 EUR |
Harga dan Ketersediaan
vivo i QOO Z10 Turbo+ menawarkan kombinasi fitur dan performa yang menarik. Harga dasarnya berada di kisaran €250, tetapi harga aktual bisa berbeda tergantung lokasi dan retailer. Di bawah ini adalah perkiraan harga vivo i QOO Z10 Turbo+ dalam berbagai mata uang. Angka ini bersifat estimasi berdasarkan kurs terbaru per 17 Agustus 2026 dan bisa berbeda dari harga toko.
- United States: $289
- Japan: ¥46,060
- United Kingdom: £214
- Australia: A$408
- Canada: C$401
- Taiwan: NT$9,256
- Denmark: kr1.869
- Saudi Arabia: ﷼1,085
- South Korea: ₩409,253
- Germany: €250
- Brazil: R$1.500
- Vietnam: ₫7.540.379
- Kenya: KSh 37,378
- India: ₹27,607
- Indonesia: Rp 5.151.465
- Nigeria: ₦393,155
- Pakistan: ₨80,317
- Philippines: ₱17,770
- Bangladesh: ৳৩৫,৫০০
Nilai Utama untuk Pengguna Performa
vivo i QOO Z10 Turbo+ terlihat dirancang untuk pembeli yang ingin performa tinggi tanpa mengabaikan daya tahan baterai. Kombinasi Mediatek Dimensity 9400+ fabrikasi 3 nm, RAM hingga 16GB, penyimpanan UFS 4.1, dan baterai 8000 mAh membuatnya berbeda dari banyak ponsel performa lain yang sering mengorbankan kapasitas baterai demi bodi lebih tipis.
Sudut paling menarik dari perangkat ini bukan hanya angka benchmark yang mungkin tinggi, melainkan keseimbangan antara tenaga dan durasi pakai. Untuk pengguna yang sering bermain game, memakai hotspot, menonton video, navigasi, atau berpindah antara banyak aplikasi, kapasitas baterai sebesar ini memberi ruang lebih luas sebelum perlu mencari charger.
Namun, calon pembeli tetap perlu melihatnya secara realistis. Ponsel ini tidak menyediakan slot microSD, tidak memiliki jack audio 3,5 mm, dan port USB-nya masih Type-C 2.0. Jadi, nilai terbaiknya ada pada performa inti, layar, baterai, dan konektivitas modern, bukan pada fleksibilitas aksesori kabel atau ekspansi penyimpanan.
Desain dan Ketahanan Bodi
Dengan dimensi 163,7 x 75,9 x 8,2 mm dan bobot 212 gram, vivo i QOO Z10 Turbo+ termasuk ponsel besar yang terasa lebih serius daripada ringkas. Bobot tersebut masih wajar mengingat kapasitas baterainya sangat besar, tetapi pengguna yang terbiasa dengan ponsel ringan perlu mempertimbangkan kenyamanan genggam dalam pemakaian panjang.
Sertifikasi IP65 menjadi nilai tambah penting. Perlindungan ini berarti bodi dibuat tahan debu dan tahan semprotan air bertekanan rendah. Ini bukan izin untuk merendam ponsel, tetapi cukup membantu untuk pemakaian harian ketika terkena gerimis, cipratan air, atau lingkungan berdebu.
Pilihan warna White, Gray, dan Gold memberi karakter yang cukup aman: putih untuk tampilan bersih, abu-abu untuk gaya netral, dan emas untuk kesan lebih menonjol. Dukungan Nano-SIM ganda juga relevan bagi pengguna yang memisahkan nomor kerja dan pribadi.
Layar AMOLED 144Hz yang Fokus pada Respons
Layar AMOLED 6,78 inci menjadi salah satu bagian paling kuat dari vivo i QOO Z10 Turbo+. Panel ini membawa resolusi 1260 x 2800 piksel dengan kerapatan sekitar 453 ppi, sehingga teks, ikon, dan elemen antarmuka seharusnya terlihat tajam. Rasio layar-ke-bodi sekitar 89,3 persen juga membantu pengalaman visual terasa lapang.
Refresh rate 144Hz membuat ponsel ini cocok untuk pengguna yang peka terhadap kelancaran animasi dan respons sentuhan, terutama pada game yang mendukung frame rate tinggi. Dukungan 1 miliar warna, HDR, HBM 2000 nits, serta kecerahan puncak 5500 nits menunjukkan bahwa layar ini bukan sekadar besar, tetapi juga disiapkan untuk kondisi pencahayaan menantang.
Hal yang patut dicatat adalah 4320Hz PWM. Angka ini biasanya dicari oleh pengguna yang sensitif terhadap kedipan layar pada tingkat kecerahan rendah. Walau pengalaman tiap orang bisa berbeda, spesifikasi tersebut membuat vivo i QOO Z10 Turbo+ terlihat lebih ramah untuk sesi membaca, chatting, atau bermain game pada malam hari dibanding layar dengan PWM rendah.
Performa Dimensity 9400+ dan UFS 4.1

Mediatek Dimensity 9400+ adalah pusat dari karakter ponsel ini. Konfigurasi CPU octa-core dengan inti Cortex-X925 hingga 3,73 GHz, tiga Cortex-X4 3,3 GHz, dan empat Cortex-A720 2,4 GHz menunjukkan orientasi performa yang jelas. GPU Immortalis-G925 melengkapi paket tersebut untuk beban grafis berat.
Dalam penggunaan nyata, kombinasi ini paling terasa pada multitasking, game berat, pemrosesan foto dan video, serta aplikasi yang sering memuat data besar. Penyimpanan UFS 4.1 juga penting karena memengaruhi kecepatan membuka aplikasi, memindahkan file, menginstal game, dan menjaga respons sistem saat memori internal mulai terisi.
Varian memori yang tersedia mencakup 256GB dengan RAM 12GB atau 16GB, serta 512GB dengan RAM 12GB atau 16GB. Karena tidak ada slot kartu memori, varian 512GB lebih masuk akal untuk pengguna yang menyimpan banyak game, video 4K, file offline, dan koleksi media dalam jangka panjang.
Kamera: Cukup Serius, Bukan Fokus Utama
Sistem kamera belakang vivo i QOO Z10 Turbo+ terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS dan PDAF, ditemani kamera ultrawide 8 MP. Adanya OIS pada kamera utama menjadi poin penting karena membantu menjaga kestabilan saat memotret di cahaya kurang ideal dan saat merekam video.
Fitur seperti color spectrum sensor, LED flash, HDR, dan panorama membuat paket kamera ini cukup lengkap untuk kebutuhan harian. Rekaman video mendukung 4K dan 1080p, dengan gyro-EIS serta OIS. Artinya, ponsel ini tidak hanya mengandalkan chipset kuat, tetapi juga menyediakan fondasi video yang layak untuk dokumentasi perjalanan, konten media sosial, atau rekaman keluarga.
Kamera ultrawide 8 MP sebaiknya dilihat sebagai pelengkap, bukan alasan utama membeli perangkat ini. Untuk foto lanskap, ruangan, atau grup besar, kamera tersebut berguna, tetapi secara kelas spesifikasi, kamera utama 50 MP tetap menjadi sensor yang paling layak diandalkan.
Kamera Selfie dan Video Depan

Di bagian depan, vivo i QOO Z10 Turbo+ membawa kamera 16 MP f/2.5. Spesifikasi ini cukup untuk panggilan video, swafoto, dan pembuatan konten ringan. Dukungan perekaman 1080p@30fps dengan gyro-EIS juga membantu menjaga hasil video depan tetap lebih stabil saat pengguna berjalan atau merekam dengan tangan.
Meski begitu, ponsel ini bukan perangkat yang tampak mengejar pasar kamera selfie premium. Tidak ada informasi dukungan perekaman 4K pada kamera depan, sehingga pengguna yang rutin membuat vlog dengan kamera depan perlu mempertimbangkan batasan tersebut.
Baterai 8000 mAh dan Pengisian 90W
Baterai Si/C Li-Ion 8000 mAh adalah pembeda terbesar vivo i QOO Z10 Turbo+. Kapasitas ini jauh di atas rata-rata banyak ponsel Android mainstream, dan sangat relevan untuk pengguna yang menghabiskan banyak waktu di luar rumah. Untuk gaming, navigasi, streaming, tethering, dan komunikasi intensif, baterai sebesar ini memberi cadangan yang lebih meyakinkan.
Pengisian 90W wired membuat kapasitas besar tersebut tidak harus menjadi beban. Secara praktis, pengguna mendapatkan kombinasi yang menarik: baterai jumbo untuk durasi panjang dan charging cepat ketika perlu mengisi ulang. Dukungan 55W PD/PPS reverse wired juga tidak biasa, karena ponsel dapat berperan sebagai sumber daya kabel untuk perangkat lain yang kompatibel.
Catatan pentingnya, baterai besar ikut memengaruhi bobot. Dengan berat 212 gram, perangkat ini lebih cocok untuk pengguna yang menerima kompromi ergonomi demi daya tahan. Jika prioritas utama adalah ponsel ringan untuk satu tangan, karakter vivo i QOO Z10 Turbo+ mungkin terasa terlalu besar.
Software dan Pengalaman Harian
Perangkat ini menjalankan Android 15 dengan OriginOS 5. Untuk pengguna di luar pasar China, pengalaman software perlu diperhatikan karena OriginOS biasanya membawa pendekatan antarmuka dan layanan yang berbeda dari Funtouch OS di pasar global. Ketersediaan layanan, bahasa, aplikasi bawaan, dan pembaruan bisa bergantung pada wilayah penjualan.
Sensor sidik jari optik di bawah layar membuat pengalaman membuka kunci terasa modern dan rapi. Sensor lain seperti accelerometer, gyro, proximity, dan compass melengkapi kebutuhan dasar untuk game, navigasi, rotasi layar, serta aplikasi berbasis gerakan.
Konektivitas Lengkap untuk Pengguna Modern
Dukungan jaringan vivo i QOO Z10 Turbo+ mencakup GSM, HSPA, LTE, dan 5G. Band 5G yang tersedia mencakup mode SA/NSA, dengan dukungan band seperti n1, n3, n5, n8, n28, n41, n77, dan n78. Ini membuat perangkat terlihat siap untuk jaringan 5G modern, walau kompatibilitas akhir tetap bergantung pada operator dan wilayah.
Wi-Fi 7 menjadi salah satu nilai lebih penting. Untuk pengguna dengan router terbaru, dukungan ini dapat membantu koneksi lebih cepat dan lebih responsif di rumah atau kantor. Bluetooth 5.4 dengan aptX HD dan LHDC 5 juga menarik bagi pengguna audio nirkabel yang menginginkan kualitas lebih baik, meski tidak ada jack 3,5 mm.
NFC dan infrared port menambah fleksibilitas. NFC berguna untuk pembayaran atau pairing perangkat tertentu, sedangkan infrared port masih praktis untuk mengontrol perangkat rumah seperti TV atau AC. Sistem positioning juga lengkap, termasuk GPS dual-band, BDS, GALILEO, QZSS, NavIC, dan GLONASS.
Siapa yang Paling Cocok Membelinya?
vivo i QOO Z10 Turbo+ paling cocok untuk pengguna yang memprioritaskan performa, layar cepat, dan baterai tahan lama. Gamer mobile, pengguna berat, pekerja lapangan, pelajar yang banyak memakai hotspot, atau pengguna yang malas sering mengisi daya akan lebih mudah merasakan manfaatnya.
Perangkat ini kurang ideal untuk pembeli yang mencari ponsel ringkas, port audio kabel, ekspansi microSD, atau kamera ultrawide kelas tinggi. Ia juga perlu dipertimbangkan dengan hati-hati jika dibeli dari pasar impor, terutama terkait garansi, dukungan jaringan lokal, dan pengalaman OriginOS.
Dengan sudut pandang tersebut, vivo i QOO Z10 Turbo+ bukan sekadar varian “Plus” dari lini performa iQOO, melainkan perangkat yang mencoba menggabungkan tenaga kelas atas dengan baterai luar biasa besar. Nilainya paling kuat ketika dipakai sebagai ponsel utama untuk aktivitas intensif setiap hari.
Kesimpulan
vivo i QOO Z10 Turbo+ menawarkan kombinasi yang jarang: Dimensity 9400+, layar AMOLED 144Hz, penyimpanan UFS 4.1, 5G, Wi-Fi 7, dan baterai 8000 mAh dengan pengisian 90W. Kekurangannya ada pada bodi yang cukup berat, tanpa microSD, tanpa jack audio, dan kamera ultrawide yang lebih bersifat pelengkap. Rekomendasinya jelas: pilih ponsel ini jika prioritas utama Anda adalah performa tinggi dan daya tahan baterai panjang.
Referensi

- vivo China – iQOO Z10 Turbo+ Specifications – Rujukan utama untuk spesifikasi resmi: dimensi, bobot, layar, chipset, RAM/ROM, baterai, kamera, jaringan, konektivitas, sensor, OS, model V2507A, dan informasi izin jaringan.
- vivo China – iQOO Z10 Turbo+ Product Page – Sumber resmi untuk fitur produk dan klaim utama seperti baterai 8000 mAh, 90W flash charge, Dimensity 9400+, layar 144Hz, desain, kamera, dan fitur tambahan.
- MediaTek – Dimensity 9400+ Official Product Page – Mengonfirmasi detail resmi chipset Dimensity 9400+ yang dipakai perangkat, termasuk konfigurasi CPU, GPU, AI, konektivitas, Wi-Fi, GNSS, dan dukungan multimedia.
- China MIIT Network Access License Platform – Sumber pemerintah untuk verifikasi izin akses jaringan perangkat dan kecocokan model V2507A/nomor lisensi yang tercantum pada halaman resmi vivo.
- GSMchoice – iQOO Z10 Turbo+ Technical Specifications – Referensi spesifikasi pihak ketiga yang cukup mapan untuk pengecekan silang, terutama jika penulis membutuhkan pembanding terhadap data resmi vivo.
